Semua orang pasti pernah mengalami yang namanya perkara bosan atau jenuh akan suatu hal , akan tetapi cara masing-masing orang berbeda-beda dalam mengatasinya . Ada sebagian mencoba meminimalisir dengan mendengarkan musik,membaca,entah koran atau qur'an atau majalah atau berita digital dll . Ada satu hal yang Insya Allah semua sepakat bahwa pekerjaan yang satu ini pasti memBOSANkan , siapapun orangnya pasti mengeluh,menggerutu atau bahkan ada yang mengumpat Na'udz billahi min dzalik .... kira-kira pekerjaan apakah ini ...????
MENUNGGU , yup menunggu inilah satu pekerjaan yang sangat sangat memBOSANKAN sekali . Entah yang ditunggu itu ialah seseorang , berita , hasil tes atau ujian dll apalagi menunggu orang yang kita tagih hutangnya sedang kita sedang sangat membutuhkannya .... :-) . Ketika sebagian kita mengalami hal ini seyogyanya dia janganlah terlalu mengambil hati sampai menghujat perkara yang ditunggu, akan tetapi alangkah baiknya berfikir sejenak , bahwa hal ini tidaklah akan terjadi jika bukan karena takdir dan kehendak Allah SWT . "Lakukanlah hal-hal yang kamu sukai untuk mengilangan kejenuhan , asal masih dalam koridor syar'i" , itulah pesan ustadz dan guruku yang mulia Alhabib Taufiq bin Abdul Qodir As-Seqqof sewaktu belajar dengan beliau .
Aku pernah dapat kisah dari guruku Alhabib Sholih Al-jufri, Ada seseorang hendak pulang dari tempat kerjanya , karena dia lembur maka pulangnya agak kemalaman , di JMP (Jembatan Merah Plaza) Surabaya dia MENUNGGU bis jurusan ke tempat tinggalnya , entah dimana tepatnya Beliau tidak menceritakan . Karena bus yang akan dia naiki adalah yang terakhir maka sopir ngetem/mangkal di halte sangat lama sekali sambil menunggu penumpang yang lain agar supaya bus penuh , merasa dia sudah terlalu lama menungu ditambah badannya yang kurang sehat serta terasa gerah sekali di dalam bus , dia minta izin sama kondekturnya tuk cari angin sambil minum teh diluar di warung dekat bus mangkal agar jangan ditinggal ketika bus mau jalan , Subhanallah , tidak lama kemudian busnya ngaciiiirrr tanpa memberiathu dirinya ,padahal dia sudah bayar ongkos terlebih dulu waktu di dalam bus. Akhirnya dia harus mencari tumpangan kendaraan yang satu jalur menuju rumahnya, agak lama dia menunggu ,....... dengan menggerutu,dia berkata kenapa hari ini aku sial : sudah jam pulang kerja telat,badan sakit,ditinggal bus lagi dan sudah bayar pula,.....nasib ...nasib..nasib... ! Tak lama kemudian datang truk yang berhenti di warung tempat dia menunggu , segera dia mendatangi sopirnya lalu menanyakan apakah tujuannya sejalur ke arah rumahnya , alhamdulillah truk tersebut satu jalur dengan tujuannya akhirnya dia memohon tuk menumpang walau dengan membayarpun dia siap, lalu dia diberi izin tuk nunut dan gratis lagi . Ditengah perjalanan truk sempat melamban jalannya karena ada keramain di suatu jembatan ,
ternyata ada kecelakaan bus jatuh nyungsep di samping bawah jembatan, karena truk berjalan pelan dia bisa melihat bus yang jatuh,..... ketika melihat dengan jelas bahwa ternyata bus yang jatuh adalah bus yang batal dinaiki tadi , dia terhenyak kaget ,.... syukur alhamdulillah aku tidak jadi naik bus itu ,kata dia dalam hati sambil mengelus dadanya . Segala puji bagiMu Ya Allah , pekerjaan MENUNGGU yang aku sempat tidak terima dengannya, dibelakngnya Engkau merahasiakn hikmah yang sangat berharga bagiku Ya Robbiy ....
Dari kisah diatas , sejenuh dan sebosan apa kita MENUNGGU , pasti ada hikmah yang terbaik diberikan oleh Allah untuk kita . Semoga kita senantiasa diberi taufiq serta kemudahan dari Allah SWT di setiap urusan-urusan kita ......Amin Ya Robal 'alamin .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar